Pengalaman interview k1 visa
United States

Pengalaman interview K1 Fiance Visa Amerika di Jakarta

Halo guys hari ini mau sharing tentang pengalaman wawancara/ interview K1 Amerika Fiance Visa di Jakarta.

Setelah selesai medical check up aku menunggu di Jakarta hingga jadwal interview tiba. Jadwal interviewku pukul 10:30, tapi aku sengaja datang pukul 09:30. Kemudian sampai ditempat disuru menunggu di dekat pos satpam hingga jadwalnya tiba.

Begitu masuk, kita diperiksa security seperti kalau mau naek pesawat. Ketat banget. HP dan barang elektronik dimatikan & dititipkan. Setelah itu masuk ke ruangan & menunggu sampai dipanggil. Beberapa saat kemudian petugas cewek memanggil “K1 Visa”, lalu saya maju & dia mulai menyebutkan list dokumen yang diperlukan satu2. Setelah selesai disuru menunggu lagi untuk interview. Dag dig dug banget.

Btw ini list dokumen yg dibutuhkan di hari interview:

  1. A passport valid for travel to the United States with a validity date at least six months beyond applicant’s intended period of stay in the United States.
  2. Applicant’s visa application fee payment receipt from the bank, for more information please visit: https://ustraveldocs.com/id/id-niv-paymentinfo.asp
  3. Applicant’s DS-160 confirmation page.
  4. Medical examination. Please schedule your visa interview at least 10 business days after your scheduled medical checkup. It can take the physicians up to two weeks to complete your medical exam report. Saya kemarin MCU sama interview terlalu dekat jaraknya, bener2 10 hari. Lupa gak ngitung kalo ada weekend, padahal instruksinya jelas2 business days >.< jangan ditiru yah..
  5. If applicable – Required documents based on visa class.
  • Birth Certificate – original, copy and translation – Saya translate di Citra Linguist Surabaya dokumen kirim lewat whatsapp dan hasilnya nanti dikirim pake JNE or JNT
  • Name change Certificate (if applicable) – original, copy and translation.
  • Death or Divorce Decree (if applicable from Petitioner or Beneficiary) – original, copy and translation.
  • Military discharge, arrest, prison, court records; U.S. immigration documents – original, copy and translation.
  • Police Certificate. Each applicant aged 16 or older must have police clearance from any country where the applicant resided for one year or more. Please note Indonesian Police Certificate is not required – Saya pernah tinggal di Jerman lebih dari setaun jadi saya kasi Fuhrungszeugnis. Cara applynya dari Indo bisa baca di post ini.
  • Affidavit of Support (Form I-134) from the Petitioner – copy
  • Petitioner’s most recent 1040 and W2 – copy
  • Two identical passport size photographs of each applicant
  • Evidence of relationships (photos, cards, letters, emails, etc.) Saya print screenshot whatsapp terbaru sama foto2. Tapi waktu interview punya saya gak diliat & gak ditanyain sama sekali. Karena yg interview saya punya bukti seperti foto, receipt restaurant, etc yang dikirim fiance saya waktu dia ngajuin petisi. Setelah selesai interview dikasikan ke saya semua.

Gak lama kemudian namaku dipanggil. Yang interview aku cowok & keliatannya masih muda. Pertanyaan pertamaku yaitu “do you speak English?” . Btw dia juga bisa bahasa Indonesia karena beberapa kali di tengah interview dia ngomong pake bahasa Indonesia. Dilanjutkan dengan “how are you?” “how is your fiance?” “when did the last time you talk to him?” “where did you guys meet?”, “where does your fiance work?”, “whats his full name?”, “when is his birthday?”, “whats his job?”, “does he have siblings?”

Karena saya pernah tingggal di Jerman lebih dari setahun dia juga tanya “where is your police certificate from Germany?” , “how long did you stay in Germany?”, “what were you doing in Germany?”

Dia interview sama bolak balek berkas saya. Terus wkt awal dikasi kertas oranye tentang KDRT. Dia bilang “read the paper & i’ll ask you question” beberapa menit kemudian dia tanya “What is it about?” & saya bilang “Domestic Violence”. Dia bilang ok kalo misalnya terjadi sesuatu kamu bisa telepon ke nomer di kertas itu.

Terakhir dia tanya “When did you do your medical check up?” karena hasilnya belum sampai sini. Saya bilang tgl 19 Maret & rumah sakitnya baru kirim hasil ke embassy tgl 26 Maret. Dia bilang kalo gitu mungkin hari ini atau besok hasilnya sampai. Kemudian saya dikasi kertas putih sambil bilang “the only thing holding your application is your medical check up result.” Nanti kalo sudah sampai hasil MCU kami kirim paspor sama visanya. Kalau belum ada kabar kamu bisa kirim email yg ada di kertas putih itu. Ok saya bilang “thank you have a nice day”. Saya pulang dengan stress karena saya pikir harus menunggu lama lagi. Tapi puji Tuhan ternyata tidak.

amplop coklat yang gak boleh dibuka

Saya interview itu hari Senin tgl 29 Maret & tgl 3 April dapat email kalo paspor sudah dikirim & tanggal 5 saya ambil di kantor RPX surabaya sama bawa KTP. Paspor saya sudah ditempeli stiker visa. Selain itu, juga dikasi amplop coklat yg digunting di pojoknya & gak boleh dibuka. Jadi amplop coklat itu nanti dikasihkan petugas imigrasi waktu kita datang di bandara. Selain itu saya juga dapet 1 map kopi hasil medical check up saya.

TIMELINE pengurusan K1 Fiance Visa saya:

15 Agustus 2019: Submit petition
18 Februari 2020: Petisi diterima
18 Februari 2020: Email dari NVC bahwa case saya akan diteruskan ke Jakarta, tapi kemudian tutup karena virus.
20 November 2020: Fiance dapat email kalau embassy sudah melayani pemrosesan K1 Fiance Visa serta list dokumen yg harus dibawa
19 Maret 2021 : MCU di RS Premier Bintaro Tangerang
29 Maret 2021 : Interview di US Embassy jam 10:30
2 April 2021 : Email dari US Travel Docs kalau passport sudah dikirim
5 April 2021 : Pick up passport di RPX Surabaya
15 Juni 2021 : Sampai di USA

Terima kasih Yesus. Bunda Maria. Dan St Yudas Tadeus atas perantaraannya doa saya dikabulkan 🙂

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *