Obat sariawan
Ceritaku

Review Obat Sariawan Cheng Sie Lung (CSL) & Aloclair

Halo, semuanya. Sudah lama sekali gak nulis di blog ini. Semoga semuanya sehat2 saja di tengah pandemi COVID-19 ini. Kali ini saya gak nulis tentang travel guys karena gak bisa traveling ya hehe. Post an kali mengenai review obat sariawan Aloclair dan Cheng Sie Lung (CSL). Beberapa waktu yang lalu saya sempat sariawan dua kali, sariawannya lumayan gede, yang pertama di deket amandel dan yang kedua di pipi.

Biasanya kalau sariawan saya selalu kasi Aloclair. Aloclair ini mengandung Aloe Vera dan Asam Hyaluronat yang bisa mempercepat proses penyembuhan. Aloclair tersedia dalam bentuk gel seperti salep gitu dan spray. Saya suka yang spray sih soalnya gampang pengaplikasiannya. Kalau yg gel itu, entah saya yang gak bisa naruhnya atau gimana ya, gelnya ga mau nempel di sariawannya malah terbawa air liur XD Aloclair ini menurut saya agak mahal yang spray saya beli di Apotek harganya Rp 95.000 untuk 15 ml.

Berhubung di apotek deket rumah saya lagi kosong Aloclairnya, jadi saya bingung mau kasi obat apa sariawannya, soalnya 1 minggu tapi gak hilang2. Padahal udah saya kasi vitamin C setiap hari. Jadilah saya tanya temen saya yg suka sariawan bisanya pakai obat apa & dia saranin saya beli obat New Hau Fung San, tapi di toko obat deket saya, adanya yg Cheng Sie Lung Hau Feng Yao San (CSL), dengan harga Rp 7000. Kemasannya kecil 1,2 gr & dimasukkan di tube kecil yang disegel dengan lilin. Obat ini komposisinya Glyxyrrhizae Glabra Radix, Sophorae Tonkinesis Radix, Dryobalanops Aromatica Resin, Indigo Naturalis Herba dan Calcitum. Begitu obat ini saya buka baunya langsung kecium kayak aroma mentol minyak angin gitu. Bubuknya warnanya hijau dan rasanya agak mint2 gitu. Setelah cuci tangan, obatnya saya taruh sedikit di jari dan saya tempelin di sariawannya. Saya kasi 2x sehari saja siang dan malam sebelum tidur, eh setelah 2 hari dikasi, sariawannya sudah jauh mendingan Hehe.

Kalau kalian sariawan pakenya obat apa?

*Bukan Sponsor. Ini merupakan pengalaman saya sendiri. Reaksi tubuh seseorang bisa berbeda2. Bisa cocok bisa tidak. Jadi sebaiknya bisa tanya ke apoteker saja / konsultasi ke dokter aja ya kalau kurang jelas.





You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *